Sudah Kenal dengan STAN? Masih Berani Daftar?

Hal yang perlu ada ketahui tentang STAN.

Ini bukan untuk menakut-nakuti. Tetapi agar teman-teman bisa tahu lengkap mengenai STAN. Baca juga kehebatan dan kepedulian antar kawan, dan apa sih yang di saring dari USM STAN di sini :

https://ryanwijayanotes.wordpress.com/2014/03/05/sudi-untuk-berbagi-ilmu-tak-gengsi-untuk-bertanya/

Tulisan ini merupakan tulisan pribadi berdasarkan pengamatan sekeliling. Yang lebih afdol tentu saja pengumuman resmi dari lembaga resmi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.

Tulisan ini bertema “Sudah kenalkah kalian dengan STAN? Sehingga berani untuk menjadi calon abdi bangsa di sini?

  1. Syarat USM

Piala seabrek, sertifikat sejagad, atau nilai rata-rata di atas 100, tidak mempengaruhi kelulusan USM. Di syarat hanya tertulis rata-rata nilai di atas 7,00 tanpa pembulatan. Dan untuk tahu bagaimana perhitungannya, bisa di cek di stan.ac.id. Masuk STAN tidak harus orang yang pintar. Tetapi orang yang mau berubah. Kalian akan merasakan anehnya USM STAN yang bisa ditembus oleh orang-orang yang biasa saja di akademik. Tapi wolaaa… saat sudah pendidikan kelak, orang-orang tersebut akan berubah menjadi lebih baik. Ya, USM STAN mencari orang yang bisa berubah lebih baik. Ada pelaku pecontek berat saat ujian nasional yang lolos USM STAN dan masuk STAN. Dan dia pun terheran-heran kenapa sekarang dia bisa betah untuk “tidak mencontek” dan “belajar giat” ketika ujian semester atau tengah semester berlangsung. Ingat, saat tes wawancara, semua kepribadian kalian akan di ubek-ubek oleh pewawancara. Jadi, stay tune.

  1. Lokasi Pendidikan

Ini yang mungkin tidak banyak tahu dari kalian-kalian yang ngebet masuk STAN. Tahu tidak? Kita tidak bisa memilih di mana kita akan ditempatkan dan dapat jurusan apa. Saat pendaftaran, kita hanya disuruh mengurutkan skala prioritas dari spesialisasi mana yang benar-benar kita inginkan. Namun endingnya? Tetap pihak pusat yang menentukan. Nah, untuk D1 atau D3 nya, sama saja! Yang menentukan pusat. Sialnya (sebagian menganggap kesialan), D1 itu lokasi pendidikannya menyebar di seluruh negeri. Mulai dari Medan sampai Manado. Rumornya sih tahun ini ada lokasi baru yaitu di Mataram. Tapi tidak tahu juga.

Saya mahasiswa prodip I Pajak BDK Manado. Kalian tahu saya asli mana? Jawa Timur! Hal yang bikin shock pertama kali. Kenapa begitu jauh saya mendapat lokasi pendidikan. Saya kira hanya segelintir orang yang mengalami nasib seperti saya. Namun, saat daftar ulang di BDK Manado, wolaaa.. semua mahasiswa sini memakai bahasa jawa. Artinya apa? Semuanya orang jawa. Mengenal lebih jauh lagi, hanya 6 anak di BDK Manado yang asli Manado itu sendiri. Bagaimana? Berani?

  1. Kehidupan Kampus

Kehidupan kampus? Mungkin kalau cerita kampus pusat sih sudah banyak. Tapi bagaimana kehidupan kampus di Balai Diklat? Terkhusus Balai Diklat Keuangan Manado?

Kedisiplinan tidak kalah penting. Dari Dinamika (semacam OSPEK) kedisiplinan adalah hal yang paling di gadang-gadangkan. Ketika kedisiplinan susah dibentuk, maka kita akan melewati yang namanya Capicity Building (Cabul). Cabul adalah sesi tiga hari bersama para pasukan khusus RI.

Seragam sudah ditentukan. Kita tidak bisa seenaknya bergaya dengan pakaian. Masuk dan keluar kampus harus langkah tegap. Nametag sama pentingnya dengan nyawa. Hukuman pelanggaran ringan akan di sita nametag nya. Dan bakalan apes kalau nametag di sita. Hanya bisa duduk diam di kelas, karena lebih aman di kelas dari pada di luar jika kita tidak memakai nametag.

Setiap pagi ada apel pagi. Tepat jam 7.30. Pernah kami mengadakan apel telat beberapa menit. Dan apa yang terjadi? Hukuman indisipliner. Hukuman apa yang paling mainstream di kampus BDK Manado? Push-up yang paling mainstream. Di ikuti membuat paper beberapa halaman yang bikin tangan keriting. Tapi tenang, semua itu sangat bermanfaat di kehidupan kita.

Adegan di atas bisa lebih atau kurang, tergantung lokasi pendidikan.

  1. Saat Ujian Berlangsung

Momok cukup mengerikan mahasiswa STAN adalah UTS atau UAS. Dari Dinamika sudah di gadang-gadangkan DILARANG KERAS MENCONTEK!

Bagaimana? Jujur saja, hampir semua mahasiswa STAN mengandalkan contekan ketika SMA dulu. Ajaibnya, kita semua di paksa untuk berbuat sebaliknya. Dan STAN berhasil merubah kita semua. Bagaimana tidak? Resiko Drop Out tanpa babibu. Ketika UTS atau UAS, dosen pengawas seringkali keluar kelas entah kemana. Sialnya, kelas tetap hening bak di jaga oleh Mad Dog.

Ketika Ujian berlangsung, mahasiswa punya cara-cara jitu untuk mengakali materi. Mulai dari hapalan mati, di pahami, di rekam, di video, tebak-tebakan dengan yang lain, dan masih banyak lagi. Asyik dan mengerikan.

  1. Saat Penempatan

Saya masih belum paham betul mengenai penempatan. Tapi yang saya tahu, Kakak kelas saya yang sudah di angkat, lulusan dari BDK Manado, semuanya mendapat lokasi penempatan di wilayah Kanwil Suluttenggo Malut (Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Malaku Utara). Artinya, BDK Makassar bakal penempatan di Wilayah Kanwil Sultan Batara (Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara). BDK Denpasar bakal pendampatan di Kanwil Bali dan Nusa Tenggara, dst, dst… Tapi saya tidak tahu pasti karena saya belum lulus. Jadi jangan khawatirkan dulu mengenai penempatan.

Oke. Itulah beberapa hal yang bisa saya jabarkan di sini. Ada pertanyaan bisa lihat profil saya di http://profil-ryanwijaya.blogspot.com, lalu kirim pesan ke facebook atau twitter. Pasti saya balas. Sekian dan terima kasih.

Oh ya, PENGUMUMAN DAN KEPASTIAN RESMI NYA HANYA ADA DI WEBSITE RESMI SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA. Tulisan ini hanya ulasan pribadi saya.

Advertisements

3 thoughts on “Sudah Kenal dengan STAN? Masih Berani Daftar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s